RISNAKES Tahun 2017

    Riset ketenagaan di bidang kesehatan (Risnakes) Tahun 2017 merupakan salah satu riset kesehatan nasional yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil Risnakes 2017 diharapkan dapat menjadi sumber dukungan data yang memadai mengenai ketenagaan di bidang kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan (Rumah Sakit dan Puskesmas) pada tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan nasional, untuk menunjang pengambilan keputusan ketenagaan yang berdasarkan bukti. Pengumpulan data Risnakes 2017 dilakukan di seluruh dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, puskesmas, serta rumah sakit pemerintah dan swasta yang tersebar di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia.

    Rancangan Risnakes 2017 adalah studi potong lintang (cross sectional). Pengumpulan data dilakukan di 2.325 rumah sakit (pemerintah, TNI/Polri, serta swasta) dan 9.699 puskesmas yang tersebar di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Pengumpul data adalah peneliti Badan Litbangkes, Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Universitas, atau pun institusi penelitian kesehatan lainnya, serta melibatkan Tim Enumerator yang direkrut oleh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota setempat, dimana semua tenaga yang terlibat dalam pengumpulan data harus memnuhi kriteria yang dipersyaratkan.

    Dengan menggunakan kerangka teori dari Modifikasi Human Resources for Health Overcoming the Crisis (2004) Joint Learning Initiative, yang menyatakan bahwa Status Kesehatan Masyarakat sebagai Health Outcomes dipengaruhi oleh manajemen tenaga kesehatan, profesionalisme tenaga kesehatan, serta kinerja dalam sistem, maka hasil Risnakes 2017 dibagi menjadi garis besar sebagai berikut : ketenagaan, manajemen sumber daya manusia kesehatan, pendelegasian wewenang, insentif, motivasi dan kepuasaan staf, kepuasaan pasien, waktu kerja efektif, serta sebagai tambahan sesuai dengan program Kemenkes saat ini adalah kesiapan puskesmas dalam Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.

 

:: Download